Ceria Anak Negeri di Desa Berambai Tenggarong Seberang: Tawa, Cita-Cita, dan Harapan Spesial Hari Anak Nasional 2025
Di Musholla Rojaul Qolbi, Desa Berambai Tenggarong Seberang (19/7), tawa anak-anak menyambut sore dengan semangat yang tak biasa. Mereka datang lebih awal, membantu mempersiapkan acara, meski jadwal baru dimulai pukul 16.00. Hari itu, bukan sekedar kegiatan seremonial. Ada harapan yang tumbuh, cita-cita yang dilafalkan, dan doa yang menguatkan langkah-langkah kecil mereka menuju masa depan. Dalam rangka Hari Anak Nasional, LAZ DPU Kaltim bersama PLN IP UBP Mahakam berbagi paket Pendidikan dalam program Ceria Anak Negeri. Setelah salat Ashar berjamaah, acara dimulai. Dipandu oleh Bapak Ali sebagai pembawa acara, suasana berlangsung hangat. Sambutan pertama disampaikan oleh Bapak Adi Wijaya, Direktur LAZ DPU Kaltim, yang mengajak semua pihak untuk terus mendampingi dan mendoakan langkah anak-anak, karena merekalah generasi penerus bangsa. Dilanjutkan Bapak Firman, Manager PLN IP UBP Mahakam, yang mengajak anak-anak menyebutkan cita-citanya dari guru, polisi, tentara, hingga pegawai tambang. Ia mengingatkan, dunia dan akhirat harus berjalan seimbang agar impian mereka benar-benar tercapai. Turut hadir dalam kegiatan ini, Bapak Tito selaku Ketua LAZ An-Nur PLN IP UBP Mahakam, Ketua RT 15 Embalut yang mewakili masyarakat setempat, serta ibu-ibu dari PIKK (Persatuan Istri Karyawan Karyawati) PIP UBP Mahakam yang datang dengan penuh semangat mendampingi jalannya acara. Doa dipimpin oleh Bapak Aris, menambah kekhusyukan momen sebelum penyerahan bantuan dimulai. Usai doa bersama, 22 anak menerima paket pendidikan yang diserahkan secara simbolis oleh para tamu. Tak hanya itu, ibu-ibu PIKK PIP UBP Mahakam juga menambahkan paket snack dan santunan. Senyum mereka lebar dan tulus menjadi hadiah paling indah hari itu. Acara ditutup dengan empat permainan kelompok yang penuh tawa. Estafet tepung jadi sorotan, saat wajah anak-anak berubah putih penuh canda. Orang tua pun bersorak, ikut larut dalam kegembiraan. Di akhir acara, hadiah dibagikan dan foto bersama diambil berlatar alam desa yang tenang. Di sana, harapan tumbuh bahwa anak-anak ini kelak akan menjadi bagian dari Indonesia Emas yang tangguh dan penuh nilai.
