Bagi sebagian ibu, Hari Ibu bukan tentang bunga atau ucapan manis, melainkan tentang tetap bertahan esok hari. Lewat Kado Cinta untuk Ibu, apresiasi diberikan kepada Ibu Hebat di Samarinda yang terus berjuang membantu perekonomian keluarga melalui kerja keras yang sering kali tak terlihat.

Penyaluran kado cinta ini dilakukan pada Desember 2025 di sejumlah titik di Samarinda, menyasar para ibu yang menggantungkan hidup dari kerja keras sehari-hari. Mereka adalah ibu-ibu yang bekerja sebagai tukang sapu jalan di Jl. Siradj Salman, penjual balon di Jl. Merbabu, penjahit di kawasan Bengkuring, hingga pemulung di wilayah Sungai Kunjang. Dalam kesederhanaan, para ibu ini tetap memikul peran besar sebagai penguat keluarga.
Salah satu penerima manfaat adalah Ibu Dami, warga Jl. Jelawat Gg. 9, yang sehari-hari berjualan balon di sekitar Jl. Merbabu. Ibu Dami memiliki dua orang anak, sementara sang suami bekerja sebagai pemulung. Ia menjual balon titipan dengan keuntungan yang tidak seberapa, namun tetap dijalani dengan penuh keteguhan demi membantu memenuhi kebutuhan keluarga.



Melalui Kado Cinta untuk Ibu, penyaluran ini menjadi pengingat bahwa perjuangan para ibu layak untuk dihargai. Bukan hanya peringatan Hari Ibu, tetapi juga bentuk dukungan dan apresiasi agar para Ibu Hebat terus merasa dilihat, dihargai, dan dikuatkan dalam setiap langkah perjuangannya.