Di balik kesederhanaan rumah kontrakan beliau di Jl. KH. Wahid Hasyim, tersimpan kisah perjuangan seorang perempuan tangguh, Nenek Mursainah. Meski usia terus bertambah, beliau tak pernah berhenti berusaha mencari nafkah dengan berjualan makanan sejak subuh hingga siang hari. Nasi kuning, mi hun, lontong sayur, serta aneka jajanan titipan dari pedagang lain menjadi teman setia langkah perjuangan beliau.
Sebelum ada bantuan, Nenek Mursainah hanya mengandalkan meja kecil seadanya. Namun di dalam hati, tersimpan harapan untuk bisa berjualan lebih layak dan praktis. Alhamdulillah, harapan itu kini terjawab melalui Program Gerobak Unggul LAZ DPU Kaltim.

Gerobak baru ini tidak hanya memperindah tampilan lapak jualan Nenek Mursinah, tapi juga sangat membantu Nenek membawa dagangan dari rumah menuju lokasi jualan di pinggir Jalan AWS. Dengan gerobak ini, perjuangan beliau terasa lebih ringan, semangat semakin bertambah, dan terlihat lebih menarik bagi para pembeli.


Kisah Nenek Mursainah menjadi pengingat bahwa ketekunan dan doa selalu punya jalan. Terima kasih kepada para donatur dan mitra yang telah menjadi bagian dari kebaikan ini. Semoga beliau senantiasa diberi kesehatan, dagangannya semakin berkah, dan setiap kebaikan yang kita sisihkan berbuah keberkahan untuk kita semua.
