Dalam rangka memperingati Hari Ibu, kegiatan Pembinaan dan Penyerahan Beasiswa Juara dan Yatim di Sempaja Selatan berlangsung hangat dan penuh makna. Acara ini digelar pada Sabtu, 20 Desember, bertempat di Masjid Baitur Rauf, Jalan Ery Suparjan, Sempaja Selatan.

Tak seperti pembinaan pada umumnya, momen spesial Hari Ibu kali ini dirancang lebih menyentuh sisi emosional anak-anak. Selain kegiatan rutin seperti ngaji bersama, setor hafalan, dan tracking salat, para penerima beasiswa juga diajak mengekspresikan rasa cinta mereka melalui kegiatan membuat kartu ucapan dan menghias kue untuk ibu.


Kartu dan kue tersebut nantinya akan diberikan langsung kepada ibu mereka sebagai simbol kasih sayang dan rasa terima kasih. Bukan sekadar hadiah, tetapi bentuk sederhana dari cinta yang lahir dari tangan dan hati anak-anak sendiri.
Bagi anak-anak yang tidak lagi dapat merasakan kehadiran ibu secara langsung, perhatian yang sama tetap diberikan. Kue hasil kreasi mereka diserahkan kepada orang-orang yang selama ini merawat dan menjadi figur pengganti ibu, baik itu tante, ayah, kakak, maupun kakek dan nenek. Sebuah pengingat bahwa kasih sayang tak selalu hadir dalam satu bentuk, namun selalu menemukan jalannya.



Melalui kegiatan ini, anak-anak tidak hanya dibina secara spiritual, tetapi juga diajak untuk belajar mengenal rasa, menghargai peran orang terdekat, serta menumbuhkan empati sejak dini. Hari Ibu pun menjadi momentum refleksi, bahwa cinta dan perhatian adalah bagian penting dari proses tumbuh mereka.
Kegiatan ini menjadi bukti bahwa pembinaan anak tidak hanya soal akademik dan ibadah, tetapi juga tentang membentuk hati agar kelak mereka tumbuh menjadi pribadi yang peduli, beradab, dan penuh rasa syukur.

