Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kelurahan Makroman masih terus terjadi dan membuat relawan Desa Tanggap Bencana (Destana) Makroman harus siaga hampir setiap hari. Melihat kondisi tersebut, LAZ DPU Kaltim menyalurkan bantuan nutrisi dan stok sembako bagi para relawan di Dapur Umum Destana Makroman (03/10). Bantuan tersebut merupakan titipan dari donatur Rumah Qur’an Khadijah untuk mendukung kebutuhan relawan yang persediaan makanannya mulai menipis di tengah aktivitas pemadaman yang masih berlangsung. Dalam kegiatan tersebut, para relawan berkumpul di dapur umum untuk menerima bantuan sekaligus makan bersama. Tim DPU Kaltim dan relawan kemudian mengunjungi lokasi karhutla yang terjadi di dekat permukiman warga RT 14 pada Kamis, 1 Oktober 2026. Kebakaran yang diperkirakan menghanguskan sekitar satu hektare lahan itu ditangani bersama oleh relawan Destana Makroman, Relawan Pulau Atas, TNI, Satpol PP, serta mendapat dukungan satu unit mobil tangki BNPB Kota. Medan yang curam, angin kencang, dan keterbatasan peralatan menjadi tantangan dalam proses pemadaman. Saat meninjau lokasi, tim masih menemukan beberapa titik sumber api yang menyala, meski kondisi di sekitarnya dinilai cukup aman karena tidak terdapat banyak material yang mudah terbakar, Bapak Agus dari tim DPU yang ikut melihat langsung kondisi tersebut menyampaikan, para relawan masih menghadapi keterbatasan perlengkapan saat bertugas. Alat pemukul api dan masker respirator menjadi dua perlengkapan yang dibutuhkan untuk membantu proses pemadaman sekaligus menjaga keselamatan relawan di lapangan. Di tengah kunjungan tersebut, panggilan “65” kembali diterima, menandakan adanya kebakaran baru di RT 20. Relawan pun segera bergerak meninggalkan lokasi untuk melakukan pemadaman di titik berikutnya. Situasi ini menggambarkan bagaimana relawan Destana Makroman harus terus berpindah dari satu titik ke titik lainnya untuk merespons kebakaran yang masih terjadi. Atas dukungan yang diberikan, para relawan menyampaikan terima kasih kepada LAZ DPU Kaltim dan Rumah Mengaji Khadijah yang telah turut peduli dan mendukung perjuangan mereka dalam penanganan karhutla di Makroman.